Imam shalat adalah sebuah ‘jabatan’ yang sangat mulia dan memiliki
tanggung jawab yang sanggat besar. Tidak setiap orang dapat menjadi imam dalam shalat
karena harus memiliki kompetensi tertentu yang sudah menjadi konsesus ulama
fiqih. Oleh karena itu, orang yang menjadi imam adalah orang yang terbaik
diantara yang lainnya bukan berdasarkan lamanya hidup didunia tetapi kualitas
individu yang dimiliki yang menyebabkan seseorang bisa menjadi seorang imam. Begitupun
dengan seorang pemimpin harus memiliki kompetensi yang lebih dari yang lain,
sehingga bisa membuat visi dan misi yang bisa dilaksanakan oleh para pembantu
serta kebijakan yang dikeluarkan dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh
pembantunya. Dan hasilnya kemajuan atau kesejahtraan yang dicita-citakan akan
dapat tercapai.
Tampilkan postingan dengan label Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 November 2011
Senin, 15 Agustus 2011
Makna Idul Fitri
Bagi muslim yang diterima puasanya karena mampu menundukan hawa nafsu duniawi selama bulan Ramadhan dan mengoptimalkan ibadah dengan penuh keikhlasan, maka Idul Fitri adalah hari kemenangan sejati, dimana hari ini Allah Swt akan memberikan penghargaan teramat istimewa yang selalu dinanti-nanti oleh siapapun, termasuk para nabi dan orang-orang shaleh, yaitu ridha dan magfirahNya, sebagai ganjaran atas amal baik yang telah dilakukannya. Allah Swt juga pernah berjanji, tak satupun kaum muslimin yang berdoa pada hari raya Idul Fitri, kecuali akan dikabulkan.
Kamis, 11 Agustus 2011
Puasa dan Makna sesungguhnnya
Puasa secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan secara terminologi, adalah menahan diri pada siang hari dari berbuka dengan disertai niat berpuasa bagi orang yang telah diwajibkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Detailnya, puasa adalah menjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan bersenggama pada sepanjang hari tersebut (sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa diwajibkan atas seorang muslim yang baligh, berakal, bersih dari haidl dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata karena Allah ta'aala.
Kamis, 17 Juli 2008
Islam dan Tantangan Globalisasi
Sebagai umat Islam, kita bersifat terbuka kepada Barat sesuai dengan anjuran agama. Hal yang mendorong kita untuk memiliki sifat itu adalah: (1) Kita adalah pemilik risalah ‘alamiyah (global) yang datang untuk seluruh manusia di seluruh penjuru dunia. Benar bahwa Kitab suci kita berbahasa Arab, Rasul kita seorang Arab, dan Islam tumbuh di dunia Timur (Arab). Tetapi ini bukan berarti bahwa Islam ditujukan hanya untuk bangsa tertentu, melainkan untuk segenap penduduk bumi. Agama masehi sendiri tumbuh di dunia Timur, lalu tersebar di penjuru dunia. (2) Jalan untuk menuju saling pengertian dan berdekatan cukup banyak. (Salah satunya adalah ta’aruf). Jadi ta’aruf bukan saling bermusuhan merupakan kewajiban semua penduduk bumi. Kita tidak sependapat dengan seorang sastrawan Barat yang mengatakan, ‘Timur adalah Timur, dan Barat adalah Barat. Keduanya tidak mungkin bertemu.’ Keduanya justru bisa bertemu, dan bahkan wajib untuk bertemu bila niatnya benar. (3) Dunia yang semakin dekat ini mengharuskan penganut agama-agama samawi dan pemilik tiap peradaban untuk bertemu, berdialog dan saling memahami. Dan tentu saja dialog semacam itu lebih baik daripada pemusuhan. (Yusuf al-Qardhawi : 2001).
Langganan:
Postingan (Atom)